PendidikanPeristiwa Daerah

Kadis Pendidikan & Kebudayaan Apresiasi Kunjungan Reses Senator DPD RI Yance Samonsabra Di Raja Ampat

DETIKINDONESIA, RAJA AMPAT – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, Juhairia Syaifuddin memberikan apresiasi Kepada Senator Papua Barat,Yance Samonsabra dalam kunjungan Resesnya di Raja Ampat,Senin (09/3/2020) kemarin.

Juhairia menilai Kunjungan Reses anggota DPD RI ke Raja Ampat tersebut merupakan satu upaya peningkatan dalam merespon persoalan di daerah dalam sektor pendidikan lebih khususnya terkait pengelolaan Dana BOS dan peruntukan yang mana harus sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan.

“Kunjungan reses Anggota DPD RI di Raja Ampat ini tentunya sangat bermanfaat bagi kita di daerah, khususnya merespon berbagai bentuk persoalan disektor pendidikan dalam hal ini terkait persoalan penyaluran Dana BOS dan Pengelolaan nya” Ujar Kepala Dinas Juhairia.

Ketika Ditanya terkait apa saja kendala yang ditemui dilapangan terkait Pelaporan dana BOS? Juhairia mengaku jika, dalam Pelaporan Dana BOS di Raja Ampat saat ini terdapat kendala yang begitu signifikan.

Hal tersebut, lanjut Juhairia Bahwa, penyaluran dana BOS dari Provinsi ke rekening masing-masing sekolah di Raja Ampat sering mengalami keterlambatan,sebab itulah maka dapat berimplikasi kepada pelaporan.Terang Juhairia.

” Harapan saya kedepan dengan adanya aturan dalam penyaluran dan pengelolaan dana BOS yang diperuntukan tiga catur Wulan saja, mudah-mudahan kedepan Para kepala sekolah juga lebih transparan dalam mengelola dana BOS ini” Ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, Juhairia Syaifuddin.

Ditempat terpisah, Anggota DPD RI Yance Samonsabra dalam Sambutan resesnya mengatakan,Bahwa Reses kali ini lebih difokuskan kepada persoalan pengelolaan dan pelaporan Anggaran Dana BOS.

Ia juga menegaskan kepada pihak sekolah selaku pengelola anggaran tersebut agar transparan serta membagi anggaran tersebut sesuai dengan juknis yan sudah ditetapkan.

“Ingat, Dana BOS itu bukan Dana milik Kepala sekolah, jadi harus sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan,yang mana dalam pembagian Anggaran itu 50%untuk bayar tenaga honorer,20% untuk Buku dan 30% dikelola oleh pihak sekolah sesuai dengan Peruntukannya” tegas Samonsabra. (DI/AJ.M)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker