Peristiwa Daerah

KLB DBD, Bupati Sikka Turun Bersih Sampah

DETIKINDONESIA, MAUMERE – Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo turun langsung membersihkan sampah di depan kantor Pelindo kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok kabupaten Sikka, NTT. Selasa (10/10/2020)

Langkah ini diambil sebagai upaya dalam menekan dan meminimalisir meningkatnya angka kasus DBD dari hari ke hari. Pemerintahan kabupaten Sikka menunjukkan keseriusan nya pada upaya pemberantasan dan pencegahan.

Kabag Humas Pemda Sikka, Very Awales menuturkan bahwa kasus DBD sampai hari ini sudah menelan korban 14 orang meninggal dari total pasien yang terdampak DBD 1.195 orang. Melihat pada total angka yang luar biasa ini (KLB), pemerintah kabupaten Sikka kemudian memfokuskan perhatian pada kasus ini dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan elemen yang ada.

Pemerintahan sudah melakukan gerakan 4 M plus selamat 14 hari berturut-turut sejak Senin 09/03/2020 sampai 23 Maret 2020. Pemerintahan juga akan memfokuskan anggaran dalam hal pencegahan dan pemberantasan ini.

Langkah selanjutnya adalah menyediakan 7 mobil pengangkut sampah yang sementara diperbaiki dan satu mobil tangki air. Selain memperbaiki mobil pengangkut sampah yang rusak juga merekrut 100 orang relawan untuk urusan sampah, lanjut Awales.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan bahwa seluruh elemen harus bergandengan tangan dalam hal penanganan DBD yang sudah masuk pada kejadian luar biasa di kabupaten ini. Kita semua harus meninggalkan jabatan dan seragam, untuk urusan pemberantasan nyamuk. Kita harus peduli terhadap kondisi yang ada. Kita turut berduka atas meninggalnya 14 orang akibat DBD ini. Sebagai ungkapan duka maka kita galakan kebersihan lingkungan secara massal selama 1 bulan.

Seluruh ASN di lingkup Pemda Sikka untuk melakukan promotif dan tindakan preventif, lanjutnya.

Setelah melakukan pembersihan sampah, Bupati Sikka memimpin rapat koordinasi penanggulangan DBD tingkat kabupaten Sikka yg berlangsung di ruang kerja Bupati.

Turut hadir dalam acara rapat koordinasi ini yakni Tim Kemenkes RI, pimpinan OPD, para camat, lurah, pimpinan hotel, para pengusaha dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Fransiskus Roberto Diogo sempat menyampaikan, “terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap Tim medis dari 3 rumah sakit dan 25 puskesmas atas kerja kerasnya sehingga KLB bisa ditangani secara maksimal.” (DI/YW)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker