Peristiwa Daerah

DPRD Raja Ampat Akan Mengevaluasi Kegiatan Dalam DPA 2019-2020 Serta Penyerapan Anggarannya

DETIKINDONESIA,RAJA AMPAT – Wakil Pimpinan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Raja Ampat, Charles A.Imbir ST menyatakan DPRD akan mengevaluasi penyerapan anggaran dalam daftar DPA tahun 2019 dan tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkan oleh Charles saat ditemui di kantor DPRD Raja Ampat usai melakukan Hearing dengan pimpinan OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Jumat (13/3/2020) Waktu Setempat.

Kata dia, Berdasarkan aturan dan kewenangan DPRD maka, akan meminta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari pemerintah daerah,sejauh mana penyerapannya serta dimana letak kendalanya.

“DPRD ini kita menjalankan semua peraturan,baik itu Undangan-undang ataupun Peraturan Pemerintah,Di DPRD sini kita tidak ada kegiatan Proyek,kita semu dari Januari hingga Desember menjalankan tugas negara” beber Charles.

Menurut dia, Seharusnya aspirasi rakyat itu sudah harus ditampung pada bulan Januari melalui musyawarah aspirasi kampung atau dikenal dengan istilah (jaringan asmara) sementara pada bulan Februari sudah harus dilaksanakan musyawarah tingkat distrik serta pada Maret itu adalah Musyawarah Pembangunan Daerah,yang mana untuk mempersiapkan pembangunan 2021. katanya.

“Apakah Pemerintah daerah sudah melakukan hal itu apa belum?,jika sudah di lakukan,apa saja aspirasi yang diusung oleh masyarakat di kampung-kampung”Ungkap Charles.

Ia juga menuturkan,dengan adanya pembentukan alat kelengkapan dewan maka akan menjalankan tugas dan fungsi DPRD,sebab itu lanjut dia, Pihaknya mengundang Pemerintah Daerah untuk pengenalan sekaligus sebagai upaya untuk membangun sinergitas diatara dua lembaga.

Dikatakan Charles,terkait musrembang,di tahun ini direncanakan akan dilaksanakan pada beberapa hari kedepan dalam bulan Maret ini hingga sampai Awal April di tahun ini.Ungkap Charles.(DI/AJ.M)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker