PendidikanPeristiwa Daerah

Terkait Masalah Pendidikan di SBT, Alumni SMAN 9 Angkat bicara

DETIKINDONESIA, SORONG – Berhubungan dengan masalah pendidikan di salah satu sekolah yang berada di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku pukul 17:42 Wit, di Kota Sorong.

Beberapa alumni yang saat ini masih berada di Kota Sorong Papua Barat, sedang membicarakan masalah tersebut, Selasa.(18/3/2020)

Hal ini di lakukan oleh alumni-alumni tersebut, sebab mereka merasa tidak puas dengan masalah yang ada di sekolah yang mana tempat mereka masih belajar, alumni Angkatan 2013 yang di temukan langsung oleh tim awak media DETIK Indonesia, “Zainal Abidin Kelrey dalam penyampaiannya bahwa, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan sarana dan prasarana dan proses belajar mengajar dalam pembelajaran agar peserta didik secara efektif mengembangkan potensi dirinya.

Selain itu, Zainal juga mengungkapkan bahwa, proses belajar dan mengajar yang di ajarkan kepada peserta didik itu untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian, kecerdasan dan akhlak mulia, terkait gedung SMAN 9 Kabupaten SBT yang ambruk parah yang tersebar di media sosial beberapa hari lalu sungguh membuat kami selaku alumni merasa prihatin.

Oleh sebab itu kami sebagai alumni yang ada di wilayah Sorong Papua barat, meminta kepada dinas terkait yang berada di wilayah pemerintahan provinsi Maluku untuk menindak lanjuti persoalan tersebut, dalam hal ini harus mengaudit dan menggantikan kepala sekolah SMAN 9 “Arifudin Wokas” karena sudah dinilai gagal dalam menahkodai SMAN 9 SBT pungkas Zainal Abidin Kelrey alumni 2013.

Berikutnya Alumni angkatan 2014 SMAN 9 kabupaten SBT, “Abubakar Rumaday selaku alumni tersebut ia menegaskan bahwa, Bangunan sekolah yang rusak parah ini harus ada transparansi terkait dana Boss dari kepala sekolah, apabila dinas terkait belum mengambil kebijakan untuk pengauditan kepala sekolah makan kami meminta untuk harus di ganti, karna bukan saja memperjuangkan hasil kelulusan 100% setiap tahun, melainkan penyediaan fasilitas gedung yang harus memadai agar proses belajar mengajar siswa menjadi nyaman dan berjalan dengan tertib,”Tutur Abubakar.

Selanjutnya para alumni yang saat ini masih berada di kota sorong papua barat menyatakan sikap bahwa, kami selaku alumni mempunyai kewajiban menjaga marwah almamater, oleh Karena itu, kami meminta dan menekan semua pihak agar segera menyelesaikan permasalahan ini dengan memannggil kepala sekolah untuk di mintai pertanggung jawabannya.

Selain itu juga alumni angkatan 2012 SMAN 9 Kabupaten SBT, “Jufran Radaul selaku salah satu alumni tersebut menyatakan bahwa, Kami tidak sedang mengancam, tapi apabila jika suara kami selaku alumni tidak di tindak lanjuti, maka kami akan berkoordinasi dengan semua alumni di Sorong Raya ini dan akan mendatangi kantor dinas pendidikan provinsi maluku melakukan aksi besar-besaran, “Tegas Jufran di depan Awak media,Tutup. (DI/AHK).

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker