Peristiwa Daerah

Ketua Komisi II DPRD Raja Ampat Gelar Reses Perdana di Kampung Manyaifuin, Masyarakat Minta Kapal Perintis

DETIKINDONESIA, RAJA AMPAT – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Raja Ampat,Muh.Taufik Sarasa ST, laksanakan Reses Perdana di Kampung manyaifuin Distrik Waigeo Barat kepulaun,Kabupaten Raja Ampat.Jumat (20/3/20) Waktu setempat.

Pertemuan Reses ke I DPRD tahun 2020 di Kampung Manyaifuin Distrik Waigeo Barat kepulaun tersebut, dihadiri oleh Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulaun, Abu Saleh Tafalas, Kepala Kampung manyaifuin, tokoh adat dan tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah setempat.

Dalam melakukan penjaringan usulan dalam reses kali yakni, masyarakat kampung manyaifuin mengusulkan fasilitas sarana di sektor Perhubungan laut.Hal tersebut dikatakan oleh kepala Distrik Waigeo Barat kepulaun,Abu Saleh Tafalas.

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Abu saleh Tafalas mengatakan,salah satu persoalan yang sangat cukup signifikan yang menjadi kebutuhan masyarakat manyaifuin saat ini adalah perlu adanya kapal penumpang dan barang (Kapal perintis).

“Perlu untuk diketahui juga pak dewan, bahwa untuk Waigeo barat kepulauan dan daratan sendiri memang sudah ada kapal perintis yang masuk di beberapa kampung,tapi khusus di Manyaifuin belum ada kapal perintis yang masuk” Ungkap Abu.

Hal itu juga dipertegas oleh kepala kampung Manyaifuin Karlos Mambrasar. Ia Mengatakan,hal yang menjadi kebutuhan masyarakat sekarang adalah perlu adanya fasilitas perhubungan laut yakni Kapal perintis.terang nya.

Selain Fasilitas Sarana Perhubungan Laut, masyarakat juga mengusulkan pembangunan infrastruktur, yakni perlu adanya rehaban bangunan sekolah SD YPK Manyaifuin.yang mana bangunan sekolah tersebut sudah tua dan lapuk.

Usulan tersebut diungkapkan oleh salah satu Warga Manyaifuin, Natalia Mayor.Dirinya juga mengatakan tenaga guru dan tenaga medis di kampung Manyaifuin perlu ada penambahan.Menurut Warga tersebut, di Manyaifuin, tenaga guru yang berstatus ASN hanya dua orang dan medis kebanyakan tenaga Honorer.

“Saya juga usulkan bangunan sekolah SD YPK itu harus diperbaiki atau dibangun baru,karena kalau tong lihat di dinding sekolah itu peta Raja Ampat su ada disitu, maksudnya ,bangunan sudah tua dan si lapuk”.Ungkap Natalia, disambut tepuk tangan Warga setempat.

Kaitannya dengan usulan kapal perintis,hal berbeda disampaikan Oleh Linder Mambrasar, salah satu Warga setempat yang juga sebagai pelaku usaha homestay.Linder menilai bahwa,usulan adanya kapal perintis, menurutnya belum tepat sebab,lanjut Linder,yang sangat dibutuhkan sekrang adalah perlu adanya pembangunan dermaga beton.

“Bagimana perintis mau masuk sementara belum ada jembatan,sebab itu menurut saya harus adanya pembangunan dermaga dulu baru berikutnya kapal perintis” jelas nya.

Sementara itu,Ketua Komisi II DPRD Muh.Taufik Sarasa,ST merespon usulan dari masyarakat-masyarakat tersebut.kata Sarasa,usulan dari masyarakat kampung manyaifuin akan himpunan olehnya dan akan diperjuangkan sebisa mungkin.

“Insyaallah Usulan bapak/ibu akan saya usahakan sebisa mungkin, baik di DPRD dan terus melakukan pengawalan hingga sampai usulan itu dilimpahkan ke pemerintah daerah” Ujar Jani (sapaan akrab Taufik Saras).

Lasani,salah satu Pemuda Kampung Manyaifuin dalam kunjungan reses anggota DPRD kabupaten Raja Ampat kali ini,ia mengaku bahwa,Reses ini merupakan kali pertama di manyaifuin.kata dia pada Anggota DPRD periode sebelumnya belum ada satupun yang melakukan reses di Manyaifuin.

Sebab itu,Lasani memberikan Apresiasi atas kunjungan Reses Anggota  DPRD Raja Ampat Muh.Taufik Sarasa di Kampung Manyaifuin Distrik Waigeo Barat Kepulauan.(DI/AJ.M)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker