Peristiwa Daerah

Akibat Mencega Virus Covid 19/Corona, Aksi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sorong Dihalang Oleh Pihak Kepolisian

DETIKINDONESIA, SORONG – Aksi massa yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam yang di mulai pada pukul 09:54 Wit dari titik kumpul taman DEO menuju ke Polres Kota Sorong di halang oleh pihak keamanan, Senin (23/3/2020)

Aksi massa tersebut berkaitan dengan masalah luka bakar yang di alami oleh salah satu kader aktivis HMI dari Komisariat Hukum, Atas Nama Manaf Rumodar, yang mana kejaidan tersebut dilakukan oleh salah satu oknum aparat kepolisian pada waktu itu aksi menolak RUU Omnibuslaw di depan kantor DPRD kota sorong Senin lalu 16/3/2020.

Namum dalam Aksi ini di halang oleh aparat kepolisian yang masih bertempat di taman deo kota sorong, dalam hal ini berusaha untuk membubarkan massa aksi agar tidak lagi mendatangi kantor polres untuk melajutkan aksi, sebab ada surat maklumat yang sudah di keluarkan dari polres untuk menjadi himbauan kepada lapisan masayarakat agar menjaga diri dari penyebarnya wabah virus covid 19/corona.

Selain dari itu, massa aksi masih bersih keras kepada pihak kepolisian terhadap apa yang mereka laksanakan, berikut ini salah satu dari massa aksi menyatakan bahwa, kami sudah membawakan surat pemberitahuan ke polres jadi tidak salah kalau kami mendatangi polres untuk menyampaikan aspirasi kami, “ungkap massa aksi itu.

Aksi tersebut masih berlanjut karena massa sedikit kesal dari pihak kepolisian yang menyatakan kalau surat yang massa aksi kasih masuk ke polres itu belum ada, oleh sebab itu mereka melanjutkan aksi, namun ada kesepakatan antara massa dengan pihak keamanan bahwa aksi boleh berlanjut, tapi tertip di jalan, dan sampai ke depan pintu gerbang polres, massa aksi hanya di biarkan untuk menyampaikan tuntutan, setelah menyampaikan tuntutan massa aksi harus bubar dan balik ke tempat masing-masing, dan tidak ada gerakan tambahan dari massa aksi.

Selain dari kesepakatan itu di terima oleh massa aksi, namun setelah itu salah satu massa aksi menyampaikan dengan syarat bahwa, kami terima kesepakatan itu, tapi pihak keamanan harus mengawal kami dari tempat ini sampai ke polres, “kata massa aksi itu.

Berikut ini, Sebelum Aksi tersebut berlangsung, sudah ada aksi massa yang lain dengan tujuan yang sama pada jumat lalu pukul 09:14 Wit juga bertempat di polres sorong kota, 20/3/2020, Aksi mahasiswa tersebut terdiri dari lintas komisariat tiga cipayung antara lain, HMI, PMII, dan IMM.

Terakhir Pembacaan surat tuntutan yang di bacakan oleh Yaumidin Alqadry, selaku salah satu pengurus HMI cabang Sorong sebagai berikut:
Mengingat bahwa perjuangan HMI yang termasuk dalam agaran dasar pasal 4 di antaranya, mewujudkan masyarakat adil makmur, maka HMI cabang sorong menuntut, 1. meminta pihak kepolisian sorong kota agar memberikan sanksi tegas sesuai aturan kepolisian yang berlaku terhadap oknum kepolisian yang melakukan tendangan refresif
terhadap aktivis.
2. Meminta kepada pihak kepolisian sorong kota, untuk menjaga supaya tidak ada lagi kejadian serupa pihak sanksi berikutnya, bila mana kejadian serupa terulang lagi, maka kami akan melakukan upaya-upaya tertentu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Demikian surat tuntutan ini kami sampaikan, dan semoga Allah swt memberikan kekuatan kepada kita dalam menjalankan perjuangan ini.”Pembaca Yaumidin Alqadry. Tutup.(DI/AHK).

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker