Pemerintahan

Balita Berstatus PDP Di Tolitoli, Di nyatakan Negatif Covid -19

DETIKINDONESIA, TOLITOLI – Seorang pasien balita berumur 3 tahun yang di tetapkan sebagai Pasien O1 dengan Status Pasien Dalam pengawasan   (PDP) dan di rawat sejak tanggal 19 Maret 2020, di ruang isolasi Rumah sakit Umum Mokopido Tolitoli, di Nyatakan Negatif (-) dari  Corona Virus Disease (Covid-19).

Hal tersebut di Sampaikan Bupati Tolitoli,Moh.Saleh Bantilan kepada para awak media, saat konfrensi pers yang di gelar pada Hari Kamis, ( 26/3/2020) Di Dvilas Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Di umumkannya Pasien 01 dengan Status PDP di nyatakan Negatif Covid -19, Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Tim Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido Tolitoli.

Dikatakan Bupati Tolitoli, Moh.Saleh Bantilan, bahwa kondisi sekarang anak tersebut sudah membaik setelah dilakukan perawatan secara intens oleh tim medis selama berada di ruang isolasi.

Selama melakukan perawatan, tim medis mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan termasuk menggunakan alat pelindung diri (APD)” kata saleh Bantilan

Menurut Bupati Tolitoli, hasil penelitian specimen Pasien -01 yang dikirim ke Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) Kementerian Kesehatan, hasilnya Negatif Covid -19.  dan anak tersebut sudah akan dikembalikan pada keluarganya. 
Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat tetap waspada dengan tetap menjaga kesehatan” kata Saleh Bantilan saat Konferensi pers,Didampingi Direktur RSUD Mokopido Tolitoli dr.Danial Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tolitoli dr Moh.  Sofyan, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, kamis,(26/3/2020)

Sementara itu,  Direktur RSUD Mokopido Tolitoli dr.Danial, mengatakan kondisi anak Tersebut, bahwa suhu tubuh pada pemeriksaan terakhir berada pada 36,7 derajat celcius, saturasi oksygen 98 % dan yang dilaksanakan sekarang teraphy nutrisi biasa dan terapi oral dengan kesimpulan bahwa kondisinya berangsur baik.  Setelah dikembalikan ke keluarganya, anak tersebut akan terus dipantau  atau dapat dikatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP)” Kata Danial.

Dalam kesempatan Tersebut, dr.moh Sofyan selaku Ketua IDI Cabang Tolitoli mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan yang justru bisa menyebabkan turunnya daya tahan tubuh

” tetap ikuti anjuran Pemerintah, jaga jarak, hindari kontak dan sering-sering mencuci tangan”ujar Sofyan. (DI/ASYRAM)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker