Peristiwa Daerah

Menolak Pergantian Rektor & Kuliah Online, Mahasiswa UMS Ujuk Rasa Dan Mencoret – Coret – #AYOJAGAJARAK

DETIKINDONESIA, SORONG – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa um- sorong pukul 11:24 Wit yang berlangsung di depan halaman Rektorat, Rabu (15/4/2020).

Aksi tersebut berlangsung karena kebijakan yang diambil oleh pimpinan pusat muhammadiyah terkait dengan surat keputusan (SK) pergantian rektor dan pengangkatan rektor baru dinilai tidak sesuai dengan mekanisme yang ada. Oleh sebab itu aksi ini bertujuan untuk menolak SK tersebut.

Suasana Aksi Dengan Membakar Ban Mobil di Depan Rektorat UMS.

Mahasiswa juga menolak kebijakan kampus terkait kuliah online mengingat sebagian mahasiswa sudah pulang kampung dan ada beberapa daerah di luar kota Sorong yang belum terjangkau jaringan internet. Alasan lain yakni tidak semua mahasiswa mempunyai HP Android, bahkan sebagian mahasiswa tidak pegang HP.

Dominggus Ating Jitmau selaku pengurus pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tanah papua masa bakti 2018/2020 yang merupakan alumni um-sorong dalam orasinya menegaskan bahwa “saya mohon kepada dewan pimpinan pusat muhammadiyah (DPPM) agar segera mencabut SK yang di keluarkan untuk Dr. H, Muhammad Ali, MM,. sebagai rektor menggantikan Dr. H, Hermanto Suaib, MM. sekali lagi saya mohon kepada PP Muhammadiyah di Jakarta supaya rubah SK tersebut”.

Suasana Mahasiswa Kembali Berdiskusi Untuk Melanjutkan Aksi Pada Hari Esok.

Ketua Badan Ekdekutif Mahasiswa (BEM) um-sorong Abu Kelian dalam orasinya beliau menghimbauan kepada masa aksi agar jangan terprofokasi untuk merusak fasilitas di kampus “saya selaku presiden mahasiswa UMS menghimbau kepada rekan-rekan mahasiswa agar jangan kita merusak fasilitas yang ada di kampus karena fasilitas di kampus ini milik kita semua sebagai mahasiswa. Oleh sebab itu, saya selaku penanggung jawab aksi menyampaikan bahwa, boleh kita bakar ban dan terus orasi, tapi mari kita sama-sama menjaga stabilitas keamanan serta menjaga fasilitas kampus yang ada, karena semua barang yang ada di kampus ini milik kita semua dan itu hasil dari uang kita”, Tutur Abu dalam himbauanya.

Salah satu masa aksi yang merupakan perwakilan dari mahasiswa MOI juga dengan tegas dalam orasinya menyampaikan bahwa “kami mahasiswa masih menuggu hasil tanggapan dari pihak kampus mengenai permasalahan ini dan kami akan kembali melanjutkan aksi unjuk rasa besok di depan halaman rektorat um-sorong dengan menambah masa apabila belum ada tanggapan terkait dengan kebijakan yang tidak sesuai dengan mekaniasme kampus, maka kampus tersebut akan kami tutup, dan tidak ada proses perkuliahan tegasnya.” (DP/AHK)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker