Pemerintahan

Abdullah Gazam: Pemerintah Harus Tanggap Dan Bergerak Cepat – #AYOJAGAJARAK

DETIKINDONESIA, SORONG – Melihat situasi dan kondisi masyarakat akibat dari pandemi covid 19 yang berdampak buruk pada semua aspek kehidupan, terutama yang paling terasa adalah aspek sosial dan ekonomi, Ketua komisi l DPR Papua Barat abdullah Gazam turun langsung ke lapangan di tengah pandemi covid19 pukul 09:11 Wit Di pasar tradisional, Minggu.(26/4/2020)

Dari satu sisi ekonomi yang terdampak misalnya para petani kita yang tidak maksimal menjual hasil panennya akibat daya serap jual beli di pasar yang kian semakin lemah, pada sisi lainnya, masyarakat kita pada umumnya yang ingin berbelanja beberapa bahan makanan seperti beras dan lain sebagainya, itu pun sudah tidak bisa mereka beli akibat dari tidak ada simpanan uang lagi yang mereka punya, karena dengan hanya segala keterbatasan yang mereka miliki.

Berikut ini ketua komisi l DPR PB “Abdullah Gazam menerangkan lewat via whats up melalui tim awak media DETIK Indonesia, ia menjelaskan bahwa, Dampak Covid 19 ini begitu dahsyat, sehingga hampir semua orang hari ini menjerit karena susah, misalnya tukang ojek yang tidak maksimal dalam menarik penumpang, banyak toko dan kios yang tutup, banyak karyawan yang di PHK akibat dari beberapa perusahaan yang terpaksa tutup. akumulasi dari semua itu mengakibatkan perekonomian kita yang pada saat ini lumpuh.

Lanjut Abdullah Gazam- Olehnya itu ketika masyarakat kita tidak lagi mampu membeli beras, sementara mengharapkan bantuan beras dari pemerintah, itupun pembagianya tidak merata, hanya kalangan tertentu saja, namun itu juga sangat terbatas, misalnya satu RT yang sekian ratus KK hanya tidak lebih dari 20 an KK saja yang menerimanya, padahal semua orang terkena dampak, pada Akhirnya yang terjadi justru menimbulkan masalah baru yakni kecemburuan sosial sesama masyarakat mapun kepada pemerintah itu sendiri.”Terangnya.

Abdullah Gazam juga menyampaikan bahwa, Melihat situasi semacam ini, Pemerintah Harus Tanggapi Dan Bergerak Secepatnya, guna menyelesaikan permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat, olehnya itu maka satu-satunya solusinya adalah, kita berdayakan para petani kita terutama petani Orang Asli Papua (OAP) yang notabene kebanyakan menanam hasil kebun berupa singkong, keladi dan umbi-umbian lainya, Dalam situasi semacam ini, bahan makan seperti itu sangat diperlukan sebagai pengganti beras yang kian mahal dan tak terjangkau, oleh karena itu, Secara kelembagaan di DPR Papua Barat akan kami dorong agar tawaran ini benar-benar dapat direalisasikan segera mungkin.”Ungkapnya.

Berikut ini dengan adanya solusi yang di tawarkan itu sehingga bisa menjadikan hasil-hasil kebun dari petani OAP itu yang kemudian harus dibeli oleh pemerintah, Dengan membeli hasil dari petani kita, maka secara tidak langsung pemerintah telah ikut berkontribusi membantu meringankan beban kondisi yang ada saat ini di alami oleh petani terdebut, dan secara otomatis, perputaran ekonomi itu bisa normal kembali dengan sendirinya.

“Saya sengaja beberapa hari ini berkeliling ke pasar- pasar tradisional untuk melihat dari dekat aktivitas pasar, Secara khusus saya sengaja berdialog dengan beberapa petani dan pedagang Orang Asli Papua, dan Saya berkesimpulan bahwa stok bahan makanan seperti singkong, keladi, umbi-umbian dan lain sebagainya itu cukup banyak dan melimpah, Olehnya itu potensi ini yang harus di lirik pemerintah untuk membeli semua hasil kebun para petani yang ada, lalu di bagikan kepada masyarakat yang secara umum yang terkena dampak Covid 19.”Tutur Abdullah Gazam

Warga masyarakat papua barat saat ini masih mengharapkan bantuan dari pemerintah, untuk dapat membantu kelangsungan hidup yang berkelanjutan, warga sudah tidak bisa bergerak kemana-mana untuk mencari kerja. atau untuk bekerja di tengah pandemi covid ini, akibat anjuran yang sudah di keluarkan oleh pemerintah daerah maupun pusat, oleh sebab itu, harapan dari warga masyarakat setempat kepada pemerintah untuk bersatu agar melihat perkembangan dan menanggapi situasi yang terjadi sampai saaat ini di lingkungan masyarakat saosial itu sendiri.”Tutup (DI/AHK)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker