Pendidikan

Dinas P & K Akan Salurkan Bantuan Bagi Guru Honerer Yang Sangat Membutuhkan – #JANGANMUDIK

DETIKINDONESIA, KUPANG – Dalam rangka memperingati hari pendidikan Nasional Dinas Pendidikan Kota Kupang berinisiatif mengumpulkan beras dari setiap sekolah untuk disalurkan kepada guru honorer terdampak Covid-19 yang sangat mebutuhkan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami ketika ditemui Detikntt di Ruang Kerjanya, Kantor Dinas P & K Kota Kupang, NTT. Sabtu (02/05/2020).

“Bantuan bersumber dari beras yang dikumpulkan oleh tiap sekolah, ada yang 5 kilo gram dan ada yang minimal 10 kilogram. Bahkan TK- Paud kami minta 2 Kilo gram per –Sekolah.Kita kan memiliki TK dan PAUD 200an SD 143 dan SMP 56. Kami berharap jika itu dikumpulkan secara serius maka kita mendapatkan paling kurang 1,5 hingga 2 ton,” jelas Dumul.

Dumul mengatakan, beras itu kita akan berikan bagi guru honorer yang sangat membutuhkan.

“Kita punya guru honor ada 2000an, kalau kita mau berikan semua maka untuk 5 kilo gram per orang butuh 10 ton. Karena kita hanya punya satu sampai 2 ton maka kita akan seleksi dari semua guru honor dengan kriteria misalnya laki-laki atau perempuan yang sudah beristri atau bersuami yang tidak punya kerja, timbah dengan sudah punya anak 1 atau 2 mungkin 3 atau lebih. Itu yang menjadi prioritas untuk kita berikan, apalagi guru honor yang menjadi tulang punggung keluarga itu sangat prioritas,” ka Dumul.

Dumul mengungkapkan bahwa aksi ini selain dilakukan dalam rangka hari pendidikan nasional, juga merupakan bentuk bantuan bagi guru honorer terdampak pandemic covid-19.

“Selain pada hari pendidikan nasional, sekarang semua sedang di rumah, tidak bekerja karena pendemi Covid-19 ini sehingga penting bahwa kita memberikan bantuan bagi teman-teman guru horor kita. Karena teman-teman tahu bahwa guru honor ada yang jika pagi dia mengajar, mungkin siang atau sore dia punya pekerjaan lain. Namun karena pandemi Covid-19 memuat mereka tidak bekerja di sekolah maupun diluar pada sore hari,” ungkap Dumul.

Namun Dumul menyampaikan bahwa tidak semua sekolah melibatkan diri dalam aksi pengumpulan beras bagi guru honerer namun, tetap melakukan aksi untuk keluarga siswa yang sangat membutukan.

“Namun ada sekolah yang memberi informasi ke kami bahwa setelah mereka melakukan kunjungan belajar dirumah, ternyata ada siswa dan orang tua yang mau makan saja susa, sehingga mereka mendapat dispenisasi, mereka boleh mengumpulkan sembako tapi tidak untuk diserahkan ke Dinas tetapi langsung diberikan kepada orang tua siswa yang sangat membutuhkan. Hal ini tidak masalah karena semuannya kembali pada tujuan kita dimana kita ingin membantu orang yang membutuhkan bantuan,” tandas Dumul.

Dumul menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan pengumpulan beras.

“Hari ini kita sedang mengumpulkan beras dan mungkin pada selasa atau rabu (5/6/05/2020) sudah kita distribusikan kepada kawan-kawan yang membutuhkan. Suplay data penerima bantuan kami terima dari kawan-kawan di forum guru honorer Kota Kupang yang tau persis siapa yang layak mendapatkan bantuan,” pungkas Dumul. (DI/YW)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker