HukrimPeristiwa Daerah

 Tim Leopard Polres Tolitoli Ringkus Pencuri Kalung Emas Di Tolitoli – #JANGANMUDIK

DETIKINDONESIA, TOLITOLI – Seorang Pria yang berinisial F (24) yang beralamat di Jalan Sona Kelurahan Nalu Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Provinsi sulawesi Tengah tidak berkutik saat di ringkus oleh Tim Leopard Polres Tolitoli yang di Pimpin Langsung oleh Ketua Tim Leopard AKP Felix Alfons A Saudale,Minggu ( 3/5/2020)

Kasat reskrim Polres Tolitoli AKP Felix A Saudale Melalui Humas Polres Tolitoli menyebutkan Pelaku Berinisial F(24) ini telah melakukan aksi dugaan pencurian kalung emas milik seorang penjual  campuran di jalan Magamu kelurahan Baru kecamatan Baolan

 “Pelaku berhasil kami tangkap saat hendak menjual emas yang dicurinya, setelah itu kami langsung amankan ke Mako Polres Tolitoli” kata Felix A Saudale ,Minggu (3/5/2020)

Kronologis kejadian, Awalnya, pada Minggu (3/5/2020) pagi sekitar pukul 06.00 WITA, saat itu korban melayani pelaku yang hendak membeli rokok. Namun tiba-tiba pelaku menarik kalung emas yang dipakai oleh korban pada bagian leher dari arah depan.Setelah pelaku mengambil satu buah kalung milik korban, pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor” jelasnya

Mendapatkan Laporan,Tim Leopard Polres Tolitoli langsung bergerak.tak butuh waktu lama,Tim Leopard Polres Tolitoli berhasil meringkus Pelaku saat hendak menjual barang hasil curiannya disebuah Toko Emas yang berada di Jalan Usman Binol Kelurahan Baru. Sekira Pukul 10.30 Wita, Minggu (3/5/2020)

 Berdasarkan Pengakuan pelaku, bahwa Ia  telah beberapa kali melakukan tindak pidana pencurian (jambret) diwilayah Tolitoli diantaranya di Jalan WR Supratman Kelurahan Baru dengan menjambret dan mengambil satu buah kalung emas, di Jalan Baru Kelurahan Panasakan, juga menjambret seorang pengendara motor dan berhasil mengambil satu buah kalung emas, kemudian pelaku menjualnya di Kabupaten Buol”  Kata Felix A Saudale.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku bersama barang bukti diamankan di Polres Tolitoli guna penyidikan lebih lanjut. (DI/ASYRAM)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker