Peristiwa Daerah

Ketua KNPI Kepsul Ajis A. Banapon: Semua Profesi Punya Tanggung Jawab Terhadap Pencegahan Covid-19

DETIKINDONESIA, SANANA – Virus Corona SARS-CoV-2, penyebab pandemi Covid-19 pertama kali diketahui menyebar di Wuhan, China pada akhir Desember 2019.

Beberapa pekan setelah itu, dengan cepat wabah Covid-19 menyebar dan topik corona mulai menjadi pembahasan di berbagai media seluruh dunia. Senin, (11/05/2020)

Penyebaran Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia saat ini yang sudah menyentuh Daerah kita Kepulauan Sula, kerja keras oleh tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut). Mulai dari penutupan akses transportasi udara dan laut dan menuju Kepulauan Sula di Maluku Utara. Kabupaten Sula merupakan yang pertama melakukan itu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah di setiap negara pun berusahan semaksimal mungkin menekan angka penularan. Berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan.

“Pertimbangan kemanusiaan Pemerintah Daerah (Pemda) melunak dan kembali membuka akses udara dan laut degan berbagai ketentuan tapi semua sia-sia karena banyak diantara kita yang menganggap remeh dan tetap beraktifitas seperti biasa”, Kata Ajis

Hal ini membuat Ketua DPD KNPI Kepsul Ajis Agus Banapon berpendapat bahwa untuk mengantisipasi penyebaran virus ini bukan hanya tanggung jawab Pemda secara penuh, namun semua stakeholder harus bertanggung jawab.

Dikatakan Ajis, Semua profesi punya tanggung jawab. dokter terhadap pasien, TNI POLRI terhadap kesatuannya, akademisi terhadap mahasiswa, buruh terhadap barang bawaan, pedagang terhadap konsumen, semua punya tanggung jawab termasuk masyarakat minimal terhadap diri kita masing-masing, oleh karena itu mari kita bersama jaga diri dan keluarga agar patuh terhadap anjuran pemerintah dan kita dukung program pemerintah dari pusat hingga ke Daerah. (DI/FARI)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker