Life StyleNasional

Heri Purwanto ditunjuk Kornas TRC PPA Sebagai Kordinator di Mesuji, Bunda Naumi Berharap

DETIKINDONESIA, LAMPUNG – Ketua Umum TRC PPA atau Kornas TRC PPA Bunda Naumi Mengangkat Heri Purwanto, SE sebagai Koordinator TRCPPA  Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Kamis (25/06/2020).

Bunda berharap dengan di pimpinnya Heri Purwanto SE,  dapat mencapai target Wilayah aman atau Ramah anak serta aman untuk para perempuan angka kejahatan terhadap anak yang dilakukan orang dewasa selama 2019 menurun dari tahun sebelumnya. Sayangnya tindak kriminal yang dilakukan anak di bawah umur justru meningkat.

Menurutnya “Nah, kalau anak itu di bawah 12 tahun, berdasarkan UU 11 Tahun 2012 tidak perlu dipidana. Maka ini akan menjadi kesulitan bagi orang tua. Masyarakat sulit menerima itu karena pelakunya anak di bawah 12 tahun berdasarkan UU itu tidak perlu dipidana,” ujar Bunda Naumi

Namun, jenis yang dilakukan anak bukan hanya kejahatan seksual, melainkan kejahatan pencurian, pembunuhan, dan narkoba. “Tetapi, hal tersebut tetaplah tindak pidana,” ungkapnya.

Ia memprediksi KORNAS TRCPPA akan merekomendasikan agar pemerintah segera membuat kebijakan tentang mekanisme nasional perlindungan anak. Ia juga meminta pemerintah mensinergikan fungsi-fungsi dari semua sektor secara masif dan berkesinambungan.

“Mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera memprioritaskan efektivitas pemberlakuan sebuah kebijakan dalam menyelesaikan masalah-masalah anak,” katanya.

KORNAS TRCPPA juga mendorong pemerintah Kabupaten/Kota serta provinsi dan pusat membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) perlindungan anak.

“Kami juga mendorong pemerintah daerah dan DPRD di masing-masing kota untuk segera menetapkan kota layak anak dan menginisiasi lahirnya perda perlindungan anak. Selain itu, juga mendesak keluarga untuk menciptakan lingkungan rumah dan keluarga yang berbudaya anak,” kata Bunda Naumi memaparkan.

Lebih jauh, Bunda Naumi menyatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perlu membuat peraturan pelaksanaan yang mewajibkan lingkungan sekolah menjadi lingkungan anti kekerasan terhadap anak.

“Aparat penegak hukum juga selalu berpihak pada kepentingan terbaik anak dalam pemeriksaan dan penanganan anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Sementara, Kapolri diminta meningkatkan status unit pelayanan perempuan dan anak yang melekat di Kasat Reskrim menjadi Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak,” Pungkas Bunda Naumi saat di Lampung. (DI/A)

Facebook Comments

Please enter banners and links.

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker